Hierarki Lapangan & Jalur Komando INTEGRASI ITB 2016

berikut bagan hierarki komando lapangan. 

Tugas masing-masing perangkat: 

Koordinator Lapangan : Fadly Erwil Prasetya (TM 14)

Danlap memiliki komando tertinggi dalam INTEGRASI ITB 2016


- Pahlawan Koordinator Lapangan : menjadi narahubung dan membantu tugas dari koodinator lapangan. 

- Komandan Lapangan : Mengontrol dan mengarahkan seluruh pasukan 
  • Komandan Lapangan Mentor : Agna Magistra - TA 14
  • Komandan Lapangan Medik : Afif Syahtrian - AE 14 
  • Komandan Lapangan Keamanan : Harridhi Dzar Tazakka - MS 14 

- Pahlawan Komandan Lapangan : sebagai penghubung Komandan Lapangan dengan staf yang berada dibawahnya.

- Komandan Pasukan dan Wakil Komandan Pasukan bertugas untuk menentukan teknis lapangan serta memimpin pasukan.

- Komandan Birawa bertugas untuk mengkoordinasi birawa-birawa dan menentukan teknis lapangan.

- Komandan Base dan Wakil Komandan Base bertugas untuk memimpin, melakukan koordinasi mengenai keadaan base serta membuat teknis lapangan. 

- PJ Obat  : memiliki obat-obat yang lebih lengkap dan bertanggung jawab atas obat-obat tersebut.

- PJ Tandu : bertanggungjawab atas semua tandu yang ada serta keberadaan tandu.

- PJ Pos Medik : bertugas untuk menangani setiap korban yang dibawa ke pos medik.

- Medik Statis : melakukan penjagaan di pinggir-pinggir barisan dan menjadi barikade bersama pasukan keamanan

- Medik Dinamis : medik yang melakukan penjagaan (berkeliling) di sekitar medik statis.

- Pasukan Birawa : pengibar bendera. 
  • Makna dari kibasan birawa: 
    • Mengibaskan dan membalikkan dengan tenang: keadaan aman/ tenang.
    • Mengibaskan cepat, membalikkan tenang : keadaan waspada 
    • Mengibaskan dan membalikkan cepat : harus siaga karena keadaan sudah parah.

- PJ Obat pusat : memiliki lebih kompleks obat-obatan.

- LO : Bertanggungjawab dengan korban, contohnya: mengantarkan maba ke rumah sakit bila perlu dan mengembalikkan maba ke barisan jika kondisi memungkinkan.

- MSDM : melakukan pendataan pada setiap korban yang datang.

- PJ Pemulangan : memulangkan korban jika kondisi maba harus pulang dan mengembalikan ke LO jika keadaan maba membaik. 

Prioritas turun ke lapangan untuk menangani korban (jalur Komando): 
1. Medik Dinamis 
2. Medik Statis 
3. PJ Obat 
4. PJ Tandu 
5. Wakil Komandan Pasukan 
6. Komandan Pasukan 
7. Birawa 
prioritas dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. 

Apabila terjadi suatu kasus yang membutuhkan perhatian medik, maka pertama kali medik dinamislah yang turun untuk menangani kasus tersebut. Bila medik statis meninggalkan barikade, posnya akan kosong, sehingga medik statis turun tangan bila medik dinamis memerlukan bantuan.

Apabila kasus lebih serius dan membutuhkan bantuan lebih, maka PJ Obat akan dilibatkan. Berikutnya, berturut-turut PJ Tandu, Wadansus, Dansus, dan Birawa yang turun tangan selama kasus tersebut masih perlu ditangani oleh komando yang lebih tinggi.

No comments:

Post a Comment