Olah ruang berhubungan dengan potensi penempatan pos medik, base, dan
birawa. Kesemuanya memiliki kriteria tersendiri, dan dipengaruhi oleh jalur mobilisasi.
A. Pos darurat
Merupakan pos yang bisa saja didirikan oleh medik biasa. Pos ini bersifat kondisional,
sesuai kebutuhan maba.
Kriteria: aman, nyaman, tidak menggangu mobilisasi, dan
tersembunyi.
Bisa didirikan dengan
menggelar ponco.
B. Pos statis
Merupakan pos yang ada untuk setiap pasukan. Ada PJ Pos.
Kriteria:
1. Dekat sumber air bersih non toilet
2. Tidak lembab
3. Tidak dingin, tapi teduh
4. Tidak berdebu
5. Tidak terlalu berangin
6. Tidak berbau
7. Tersembunyi, tidak tampak oleh maba
8. Jalur menuju pos mudah (hindari tangga)
9. Jangan jauh dari jalur mobilisasi
10. Evakuasi menuju pos jangan memotong jalur mobilisasi
11. Ada cahaya matahari dan sirkulasi udara
12. Hindari peletakan pos di sekitar sekre himpunan/unit
Pos Tandu
Dijaga oleh dua orang. Salah satu bertugas menjaga tandu, dan satu orang lainnya bertugas melihat keadaan.
Kriteria:
1. Tersembunyi
2. Tidak memotong jalur mobilisasi
Base
Dijaga oleh dua orang. Salah satu bertugas menjaga tandu, dan satu orang lainnya bertugas melihat keadaan.
Kriteria:
1. Tersembunyi
2. Tidak memotong jalur mobilisasi
Base
Tempat pertolongan pertama paling lengkap. Ada seorang dokter yang berjaga di sini. Sifatnya statis dan tetap.
Kriteria:
1. Harus memiliki emua kriteria untuk pos statis.
2. Luas, daya tampung minimal 15 orang.
3. Dekat dengan jalan.
4. Dekat dengan pusat aktivitas.
5. Tertutup dan tidak dilalui oleh banyak orang.
6. Ada sumber listrik
7. Dekat dengan toilet
Birawa mengamati sekaligus memberikan tanda mengenai keadaan
di sekitar dengan benderanya.
Kriteria :
1. Lokasi lebih tinggi dari jalur mobilisasi
2. Tempat cukup luas, Birawa bisa mengibarkan bendera dengan
leluasa (tidak terhalang tiang, dahan pohon, dll)
3. Dapat dilihat banyak orang dari berbagai arah.
4. Harus menghadap jalur mobilisasi
Kriteria:
1. Tidak memotong/menghentikan mobilisasi
2. Untuk tandu : gunakan jalur non mobilisasi, tidak
terlihat oleh maba.
3. Menghindari tangga, jalan rusak, bangunan dalam
konstruksi, dan potensi lain yang cukup membahayakan.
No comments:
Post a Comment